Blue M0on “Si BulAn Penuh Misteri”

Haii guyzz……pernah dnger tntang bulan biru gag?? Knpa bisa dblang bulan biru ya?
Mau tau infonya??
Yukz qta simak!! :p

Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, Senin (30/7/2012) menjelaskan, Bulan Biru merupakan Fenomena bulan purnama yang terjadi lebih dari satu kali dalam satu bulan.
Pada Agustus inilah blue moon itu terjadi tepatnya Jumat, 31 Agustus 2012 lalu, sedangkan purnama pertamanya terjadi pada Kamis 2 Agustus 2012 . Istilah Blue Moon pertama kali digunakan pada 1542, seperti dalam peribahasa Inggris “once in a blue moon” (sekali dalam bulan biru) dan dipakai hingga sekarang.
Fenomena Bulan Biru muncul setiap 2,5 – 3 tahun sekali. Ini disebabkan oleh periode waktu Bulan yang lamanya 29,5 hari, sementara itu satu bulan dalam kalender masehi ada yang 31 hari. “Maka setiap dua atau tiga tahun itu akan terjadi kelebihan satu bulan. Ini berarti akan ada dua purnama dalam satu bulan,” ujar Pakar Astronomi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Moeji Raharto.
Tidak hanya berwarna biru saja, orbit bumi tersebut juga diperkirakan akan tampil penuh atau purnama, karena seluruh permukaan Bulan yang menghadap ke Bumi disinari oleh Matahari. Saat terjadi,,,,,, bulan akan diselimuti banyak debu angkasa sehingga terkadang akan tampak berwarna biru jika dilihat dari bumi, namun penampakan Blue Moon tergantung dengan kandungan bulir es di angkasa dan cuaca.

” Blue Moon hanya akan terlihat pada keadaan cuaca yang lokal, misalnya tergantung kondisi aerosol di angkasa kita. Kalau atmosfer bumi tidak terdapat zat untuk membiaskan cahaya bulan, peristiwa Blue Moon tidak akan terlihat jelas.”

Meski blue moon hanya sebatas istilah namun bukan berarti bulan tidak bisa berubah warna. Jika di bumi terjadi kebakaran hutan atau letusan gunung berapi, sesaat setelahnya bulan bisa terlihat berwarna kebiruan. Jelaga dan partikel abu yang tersimpan di atmosferlah yang terkadang bisa membuat bulan berwarna biru.

Peristiwa bulan biru yang terkenal adalah ketika terjadi kebakaran hutan yang hebat di Swedia (1950) dan bagian barat Kanada pada akhir September 1951, serta meletusnya gunung Pinatubo Filipina (1991), gunung St. Helens (1980), gunung El Chicon (1983), dan gunung Krakatau tahun 1883 yang juga menyebabkan bulan terlihat membiru selama dua tahun.
Sedangkan beberapa penampakan Blue Moon di berbagai belahan dunia seperti di Macedonia, fenomena bulan biru tampak merah. Sementara di Athena, bulan biru justru terlihat putih kekuning-kuningan. Di Palestina, bulan biru juga terlihat biru kekuning-kuningan. Tapi, di Ekuador, bulan biru tampak putih kebiru-biruan. Di Damskus, bulan biru terlihat putih dengan beberapa bagian berwarna biru.

Namun sayangnya, kejadian ini juga mengingatkan qta akan kematian Niels Amstrong orang pertama yang mendarat di bulan karena fenomena ini terakhir terjadi seminggu setelah kematiannya, sehingga moment ini digunakan untuk mengenang Niels Amstrong.

Tapi dibalik semua itu, dnger-dnger sech fenomena ini iiiinnnndaaaaah bgtzzz!!!!!!
Sooo,,,,, Jangan sampai ketinggalan moment langka ini ya, tnggu 2,5 – 3 tahun lagi tepatnya bulan Juli 2015. Segera siapkan Pacar anda (yang punya pacar :p) karena moment ini akan sangat romantis dan saaaaaaangat langka….hehehehehehehehahahahahihihiih ūüėÄ

Dikutip darii :
http://www.wowkeren.com/berita/tampil/00024623.html
http://anehcuy.blogspot.com/2012/08/31-agustus-langit-akan-dihiasi-bulan.html#ixzz2B88pxHaA

Nah,,itu sedikit info tntang Si Bulan Penuh Misteri,
semoga kalian menyukai blog ini n brmnfaat bgi kaian!!!!!Sayonara :p

by :
* Agung Tarii,,
* Gek Dyah,,
* Diana deivii,,

Posted in KILAS FENOMENA FISIKA | Leave a comment

Black Hole

Heyy Guys….
Para Mbak or Mas Broww skaliannn,,,,
DO YOU KNOW BLACK HOLE??? ATAU
PERNAHKAH KALIAN MENDENGAR TENTANG LUBANG HITAM???
Mungkin Black hole sangat aneh bagi kita!!! ?_?
So Mbak or Mas Broww skaliannn, kali ini kita akan membahas tentang Black Hole,
Apa Black Hole atau lubang hitam??
Black hole adalah tempat yang berada di ruang angkasa di mana ada gravitasi yang sangat kuat, bahkan cahaya tidak dapat menembus keluar atau masuk. Gravitasi itu begitu kuat karena telah diperas ke dalam ruang kecil. Black Hole atau lubang hitam dapat terjadi ketika sebuah bintag sekarat atau bintang mendekati akhir hidupnya.
Pasti kalian tidak pernah melihat black hole kan???
Itu dikarenakan cahaya tidak dapat keluar atau masuk ke dalam bumi kita ini, maka orang tidak dapat melihat lubang hitam tersebut.
Para ilmuwan berpikir bahwa lubang hitam setidaknya satu atom. Lubang hitam sangat kecil tetapi memiliki massa pegunungan. “Massa adalah jumlah materi, atau barang dalam suatu objek”. Jenis lain dari lubang hitam disebut “bintang.” Massanya bisa sampai 20 kali lebih besar dari massa matahari. Mungkin ada banyak lubang hitam di galaksi bumi. atau biasa disebut Bima Sakti. Lubang hitam terbesar disebut “supermasif.” Lubang hitam ini memiliki massa lebih dari 1 juta kali massa matahari yang dikombinasikan. Para ilmuwan telah menemukan bukti bahwa setiap galaksi besar berisi sebuah lubang hitam supermasif di pusatnya. Lubang hitam supermasif di pusat galaksi Bima Sakti disebut Sagitarius A. Ia memiliki massa setara dengan sekitar 4 juta kali matahari.

KAMU TAU?? Para ilmuwan berpikir bahwa lubang hitam terkecil terbentuk ketika alam semesta dimulai. Lubang hitam Stellar dibuat ketika pusat bintang yang sangat besar jatuh di atas dirinya sendiri, atau runtuh. Ketika ini terjadi, itu menyebabkan supernova. Supernova adalah ledakan atau puing-puing dari ledakan bintang ke ruang angkasa.
Para ilmuwan berpikir lubang hitam supermasif terjadi pada saat yang sama seperti galaksi terbentuk. Jika lubang hitam tidak terlihat.
Bisakah Black Hole Hancurkan Bumi?
Tidak, karena Bumi tidak akan jatuh ke dalam lubang hitam karena tidak ada lubang hitam cukup dekat dengan sistem tata surya bumi untuk memungkinkan Bumi jatuh ke Lubang Hitam. Bahkan jika sebuah lubang hitam massa yang sama seperti matahari dan mengambil alih matahari, bumi masih tidak akan jatuh ke dalam lubang hitam, lubang hitam masih akan memiliki gravitasi yang sama seperti matahari. Bumi dan planet-planet lainnya akan mengorbit black hole karena mereka mengorbit matahari sekarang. matahari tidak akan pernah berubah menjadi lubang hitam. Matahari bukan bintang yang cukup besar untuk menjadi lubang hitam,,.. HORASS!!!, jadi kita tidak perlu takut kalau nanti ada black hole di galaksi kita,,,, hehehe ^_^

Sumber : http://www.nasa.gov/audience/forstudents/k-4/stories/what-is-a-black-hole-k4.html
By: Sintya and Tini XI IPA3

Posted in KILAS FENOMENA FISIKA | Leave a comment

DO U KNOW WHAT IS BERMUDA TRIANGLE???

Fakta Nyata Dari Misteri Segitiga Bermuda

Holla Ladies, and Gentlement now we will to tell you about ‚ÄúBermuda Triangle‚ÄĚ,
Okk, let’s start to the thopic, and enjoy,,,

Do you know what is Bermuda Triangle?????


Wilayah laut di selatan Amerika Serikat dengan titik sudut Miami (di Florida), Puerto Rico (Jamaica), dan Bermuda ini, telah berabad-abad menyimpan kisah yang tak terpecahkan. Misteri demi misteri bahkan telah dicatat oleh pengelana samudera macam Christopher Columbus.
Sekitar 1492, ketika dirinya akan mengakhiri perjalanan jauhnya menuju dunia barunya, Amerika, Columbus sempat menyaksikan fenomena aneh di wilayah ini. Di tengah suasana laut yang terasa aneh, jarum kompas di kapalnya beberapa kali berubah-ubah. Padahal cuaca saat itu begitu baik.
Lebih dari itu, tak jauh dari kapal, pada suatu malam tiba-tiba para awaknya dikejutkan dengan munculnya bola-bola api yang terjun begitu saja ke dalam laut. Mereka juga menyaksikan lintasan cahaya dari arah ufuk yang kemudian menghilang begitu saja.
Segitiga Bermuda: Miami (di Florida), Puerto Rico (Jamaica), dan pulau Bermuda
Begitulah Segitiga Bermuda. Di wilayah ini, indera keenam memang seperti dihantui ‚Äėsuasana‚Äô yang tak biasa. Namun begitu rombongan Columbus masih terbilang beruntung, karena hanya disuguhi ‚Äėpertunjukkan‚Äô. Beda dengan para pelintas yang lain.
Menurut catatan kebaharian, peristiwa terbesar yang pernah terjadi di wilayah ini adalah lenyapnya sebuah kapal berbendera Inggris, Atalanta, pada 1880. Tanpa jejak secuilpun, kapal yang ditumpangi tiga ratus kadet dan perwira AL Inggris itu raib di sana. Selain Atalanta, Segitiga Bermuda juga telah menelan ratusan kapal lainnya.
Lima Grumman TBF Avenger AL AS yang lebih dikenal dengan “Flight 19″ hilang di segitiga Bermuda
Di lain kisah, Segitiga Bermuda juga telah membungkam puluhan pesawat yang melintasinya.
Peristiwa terbesar yang kemudian terkuak sekitar 1990 lalu adalah raibnya iring-iringan lima Grumman TBF Avenger AL AS yang lebih dikenal dengan “Flight 19″ tengah berpatroli melintas wilayah laut ini pada siang hari 5 Desember 1945.
Setelah sekitar dua jam penerbangan komandan penerbangan melapor, bahwa dirinya dan anak buahnya seperti mengalami disorientasi.
Beberapa menit kemudian kelima TBF Avenger ini pun raib tanpa sempat memberi sinyal SOS. Anehnya, misteri Avenger tak berujung di situ saja.
Ketika sebuah pesawat SAR jenis Martin PBM-3 Mariner dikirim mencarinya, pesawat amfibi gembrot dengan tigabelas awak ini pun ikut-ikutan lenyap. Hilang bak ditelan udara.

Martin PBM-3 Mariner, yang ditugaskan mencari “Flight 19″ juga hilang di segitiga Bermuda
Keesokan harinya ketika wilayah-wilayah laut yang diduga menjadi tempat kecelakaan keenam pesawat disapu enam pesawat penyelamat pantai dengan 27 awak, tak satu pun serpihan pesawat ditemukan.
Ajaib… Tahun demi tahun berlalu. Sekitar 1990, tanpa dinyana seorang peneliti berhasil menemukan onggokan kerangka pesawat di lepas pantai Fort Launderdale, Florida. Betapa terkejutnya orang-orang yang menyaksikan. Karena, ketika dicocok kan, onggokan metal itu ternyata bagian dari kelima TBF Avenger!

C-119 Flying Boxcar, hilang di segitiga Bermuda
Kisah ajaib lainnya adalah hilangnya pesawat transpor C-119 Flying Boxcar pada 7 Juni 1965. Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS bermuatan kargo ini, hari itu pukul 7.47 lepas landas dari Lanud Homestead.
Pesawat dengan 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang Grand Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23.
Pesawat ini sebenarnya hampir menuntaskan perjalanannya. Hal ini diketahui dari kontak radio yang masih terdengar hingga pukul 11. Sesungguhnya memang tak ada yang mencurigakan. Kerusakan teknis juga tak pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai tujuan.
‚ÄúDalam kontak radio terakhir tak ada indikasi apa-apa bahwa pesawat tengah mengalami masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya,‚ÄĚ begitu ungkap juru bicara Penyelamat Pantai Miami. ‚ÄúBesar kemungkinan pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble) hingga nyasar ke lain arah,‚ÄĚ tambahnya.
Beberapa pesawat yang pernah hilang di segitiga bermuda
Seketika itu pula tim SAR terbang menyapu wilayah seluas 100.000 mil persegi yang diduga menjadi tempat kandasnya C-119. Namun hasilnya benar-benar nihil. Sama seperti hilangnya pesawat-pesawat lainnya di wilayah ini, tak satu pun serpihan pesawat atau tubuh manusia ditemukan.
‚ÄúBenar-benar aneh. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama dan hilang begitu saja tanpa jejak,‚ÄĚ demikian komentar seorang veteran penerbang Perang Dunia II.
Seseorang dari Tim SAR mengatakan, kemungkinan pesawat jatuh di antara Pulau Crooked dan Grand Turk. Bisa karena masalah struktur, ledakan, atau kerusakan mesin. Kalau memang pesawat meledak, kontak radio memang pasti tak akan pernah terjadi, tetapi seharusnya kami bisa menemukan serpihan pecahannya.
Begitu pula jika pesawat mengalami kerusakan, mestinya sang pilot bisa melakukan ditching (pendaratan darurat di atas air). Pasalnya, cuaca saat itu dalam keadaan baik. Dalam arti langit cerah, ombak hanya sekitar satu meter, dan angin hanya 15 knot. Analisis selanjutnya memang mengembang kemana-mana.
Namun tetap tidak menghasilkan apa-apa. Kasus C-119 Flying Boxcar pun terpendam begitu saja, sampai akhirnya pada tahun 1973 terbit artikel dari International UFO Bureau yang mengingatkan kembali sejumlah orang pada kasus ajaib tersebut. Dalam artikel ini dimuat kesaksian astronot Gemini IV, James McDivitt dan Edward H. White II, yang justru membuat runyam masalah.
Rupanya pada saat-saat di sekitar raibnya C-119, dia kebetulan tengah mengamati wilayah di sekitar Karibia. Gemini kebetulan memang sedang mengawang-awang di sana. Menurut catatan NASA, pada 3 sampai 7 Juni 1965 keduanya tengah melakukan eksperimen jalan-jalan ke luar kapsul Gemini dengan perlengkapan yang dirahasiakan.
Menurut Divitt, dia melihat sebuah pesawat tak dikenal (UFO) dengan semacam lengan mekanik kedapatan sedang meluncur di atas Karibia. Beberapa menit kemudian Ed White pun menyaksikan obyek lainnya yang serupa. Sejak itulah lalu merebak isu, C-119 diculik UFO. Para ilmuwan pun segera tertarik menguji kesaksian ini.
Tak mau percaya begitu saja, mereka mengkonfirmasi obyek yang dilihat kedua astronot dengan satelit-satelit yang ada disekitar Gemini IV. Boleh jadi ‚Äėkan yang mereka salah lihat ? Maklum saat itu (hingga kini pun), banyak pihak masih menilai sektis terhadap kehadiran UFO. Ketika itu kepada kedua astronot disodori gambar Pegasus 2, satelit raksasa yang memang memiliki antene mirip lengan sepanjang 32 meter dan sejumlah sampah satelit yang ada di sekitar itu.
Namun baik dari bentuk dan jarak, mereka menyanggah jika telah salah lihat. ‚ÄúSekali lagi saya tegaskan, dengan menyebut UFO ‚Äėkan tak berarti saya menunjuk pesawat ruang angkasa dari planet lain. Pengertian UFO sangat universal. Bahwa jika saya melihat pesawat yang menurut penilaian saya tak saya kenal, tidakkah layak jika saya menyebutnya sebagai UFO?‚ÄĚ sergah Divitt.
This diagram shows the current variation of the Earth magnetic field.
Begitulah kasus C-119 Flying Boxcar yang tak pernah terpecahkan hingga kini. Diantara kapal atau pesawat yang raib di wilayah Segitiga Bermuda kisahnya memang senantiasa sama. Terjadi ketika cuaca baik, tak ada masalah teknis, kontak radio berjalan biasa, tetapi si pelintas tiba-tiba menghilang begitu saja. Tanpa jejak sama sekali.
Banyak teori kemudian dihubung-hubungkan dengan segala kejadian di sana. Ada yang menyebut teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, dan ada juga teori anomali magnetik-gravitasi.
Selain itu ada juga yang mengaitkannya dengan fenomena gampa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di angkasa luar sana. Aneh-aneh memang analisanya, namun tetap saja tak ada satu pun yang bisa menjelaskannya.
Penyelidikan terakhir
Segitiga Bermuda di program TV Discovery & National Geographic tahun 2011 telah menyelidiki bahwa terjadinya gangguan mesin, kompas & alat navigasi lain karena adanya daya magnet lokal (bukan magnet kutub) yang dihasilkan dari bawah kulit bumi pada daerah tersebut. Bukti baru ini telah diselidiki oleh para ahli dengan citra satelit di daerah tersebut.
Lalu para ahli beserta para pilot berpengalaman menyusuri daerah sekitarnya dan terbukti pula bahwa alat-alat navigasi dalam kokpit berubah dan terganggu. Karena teknologi masa kini semakin canggih, maka dapat di pantau pula melalui satelit.
Lithosphere magnetic field
Dari citra satelit dengan infra red, ultra violet & lainnya yang memantau daerah itu telah terbukti bahwa di dalam kerak bumi pada daerah tersebut terdapat pusaran-pusaran lava panas yg menghasilkan gelombang-gelombang elektromagnet sampai menembus ke luar permukaan bumi.
Pusaran-pusaran panas yang berupa lava cair di dalam kerak bumi berputar seperti layaknya hurricane atau thypoon yang diameternya sangat besar dan terjadi di bawah kerak bumi.

Earth Magnetic Field
Jadi jika bumi diibaratkan balon yang diisi air, karet balon adalah kerak bumi sedangkan air dalam balon adalah magma/lava cair yang berada di dalam inti bumi.
Cairan lava dibawah mantel Bumi tersebut memiliki tekanan dan panas yang berbeda-beda.
Cairan tersebut juga memiliki ‚Äúarus‚ÄĚ dan dapat berputar-putar seperti jika kita baru merebus air.
Gerak arus lava yang berputar-putar tersebut ternyata juga menimbulkan medan magnetik.
Medan magnet yang dihasilkan dapat menimbulkan gelombang elektromagnet dan dapat mempengaruhi alam sekitarnya hingga ke atas kerak bumi / permukaan bumi dan membuat alat navigasi menjadi berantakan dan tak berfungsi sempurna.
Akibat peralatan navigasi yang terpengaruhi oleh medan magnet dari putaran-putaran lava di dalam mantel Bumi inilah yang akhirnya membuat peralatan navigasi terganggu dan membuat tujuan atau rute yang direncanakan akan dituju mengubah halauan sang kapten dan pilot.
Bermuda triangle magnetic field area
Hingga kini, tiada satupun ada orang yang selamat (survivor) yang berhasil ditemukan. Pada masa lalu teknologi tak secanggih sekarang, bangkai pesawatpun tak berbekas sama sekali. Oleh sebab itulah, pada masa lalu, teori mengenai medan magnet lokal akibat adanya putaran-putaran lava di dalam kerak Bumi bukan hanya satu-satunya teori.
Teori tentang akibat adanya campur tangan UFO atau pengaruh Geografi dan iklim (alamiah) serta pengaruh medan magnet, masih merupakan beberapa teori dari adanya teori-teori lainnya tentang Segitiga Bermuda ini. Selama itu belum mutlak pasti, misteri masih terbuka lebar.
Namun yang jelas dalam beberapa dekade terakhir, kecelakaan sangat jarang sekali terjadi bahkan bisa dibilang tak ada. Jika ini karena adanya konspirasi lain apalagi diluar domain sains, misalnya karena menyangkut alien, UFO, makhluk laut jahat, bahkan makhluk gaib, dajjal ataupun setan alas, atau bahkan gas methane, pasti kecelakaan akan terus terjadi hingga saat ini.
Kenapa dalam beberapa dekade ini tak ada lagi kecelakaan yang berarti di segitiga bermuda? Sebabnya adalah karena pada masa kini pesawat dan kapal laut tak lagi hanya menggunakan penunjuk arah yaitu Kompas saja. Namun pada masa kini semua transportasi tersebut sudah menggunakan sistim navigasi GPS (Global Positioning System) yang dipandu oleh minimal 3 buah satelit.
Itu sebabnya karena telah dipandu oleh satelit, dan tak lagi dipandu oleh magnet di kedua kutub Bumi, maka arah mata angin Utara, Selatan, Timur dan Barat akan lebih akurat dan takkan berpengaruh oleh medan magnet atau apapun itu.
Tapi, bagaimana dengan bangkai-bangkai kapal dan pesawat yang tak ditemukan? Bangkai-bangkai kapal apalagi pesawat tak semuanya dapat ditemukan karena dalamnya lautan di wilayah segitiga Bermuda. Belum lagi masalah ‚Äúimpact‚ÄĚ saat pesawat jatuh dan tekanan air yang kuat saat tenggelam.

Apparently most of the ships met their fate as a result of the 200 square miles of coral reef surrounding the island rather than the infamous Bermuda Triangle’s influence.
Walau tak semuanya, namun nyaris semua posisi kapal-kapal karam itu telah diketahui keberadaannya, baik secara pencarian ataupun secara tak sengaja terdeteksi oleh sonar kapal yang sedang lewat.
Untuk sebuah pencarian janganlah sepelekan kawasan ini, kawasan segitiga bermuda sangat luas, bahkan lebih besar dan lebih luas dari pulau Kalimantan, namun ini lautan bebas, yang sangat sering dilalui puluhan badai (hurricane) ditiap tahunnya dan kadang juga lautannya berarus kuat.
Tapi dari sisi apapun, tak ada keuntungannya untuk mencari semua kapal-kapal dan pesawat tersebut. Secara biaya juga sangat besar, karena harus memakai robot yang dikendalikan dari jauh atau kapal selam khusus yang dapat menyelam di lautan yang dalamnya lebih dari 200 meter hingga ribuan meter. Bangkai kapal karam yang sangat dekat dengan permukaan laut saja tidak digubris apalagi yang ada dilaut yang sangat dalam?
Apa keuntungan yang dapat diperoleh dengan mencari bangkai-bangkai kapal tersebut? Secara nilai historikal juga tak sebanding dengan biaya yang akan dikeluarkan. Cobalah pencarian di google tentang penemuan-penemuan bangkai-bangkai kapal tersebut. Kebanyakan dapat terdeteksi oleh sonar, namun tak ada tindak lanjut, apalagi untuk ditelusuri, diselidiki atau diambil.
Kini, semua misteri telah usai, sudah tak ada lagi kecelakaan atau hilangnya pesawat dan kapal laut akibat salah navigasi di segitiga Bermuda hingga saat ini. Dan kini pula, saatnya si Dajjal pensiun, atau ngungsi ke planet lain. (sumber: icc.wp.com, Bermuda Triangle on National Geographic TV Channel)
Beberapa kapal yang hilang di Segitiga Bermuda:

USS Cyclops (AC-4) lost in 4 March 1918 en route from barbados to Baltimore. No traces are left behind. The ship and its crew and passengers are numbered 306 people vanished. This is the greatest loss of life in the history of the U.S. Navy‚Äďwas not the outcome of the battle.

USS Nereus (AC-10) was a U.S. Navy ship during World War i. his name is taken from the Sea-God in the mythology of Greece 00 Nereus. Missing about 10 December 1941, en route to Portland, Maine from St. Thimas in the Virgin Island. As many as 61 crews participated were lost. Interestingly, Nereus was lost on the same route with USS Proteus that disappeared earlier.

BY:
1. NI WAYAN ARISTA DEWI
2. NI NYOMAN INDAH KENCANA DEWI
3. NI KADEK SUARNINGSIH

Posted in KILAS FENOMENA FISIKA | Leave a comment

Tempat Tinggal Masa Depan “Let’s Go To Super Earth”

Haii sob, ada kabar baru lhoo..
Ternyata ada planet yang sangat mirib dengan bumi!!!! Penasaran kan mau tau kayak apa?? Simak yuk!!!

Kemungkinan ditemukannya kehidupan makhluk asing (alien) semakin memberi harapan setelah terungkapnya salah satu dalam dua bintang pada alam semesta memiliki sejumlah planet mirip Bumi yang mengorbit di sekitarnya.
Untuk pertama kalinya, astronom akhirnya menemukan planet yang mirip Bumi di luar Tata Surya, sebuah planet ekstrasolar dengan radius 50% lebih besar dari bumi dan mampu memiliki air dalam bentuk cair. Penemuan ini memberi sebuah harapan baru dan sebuah langkah maju dalam usaha pencarian planet-planet yang bisa digolongkan sebagai planet layak huni. Dengan menggunakan teleskop ESO 3,6 m, tim pemburu planet dari Swiss, Perancis dan Portugal akhirnya menemukan super-Bumi yang massanya 5 kali massa Bumi dan mengorbit bintang katai merah, yang sebelumnya diketahui telah memiliki planet bermassa Neptunus. Para astronom juga menemukan bukti kuat yang menunjukkan indikasi keberadaan planet ketiga dengan massa 8 kali massa Bumi.
Gliese 581g terletak 20 tahun cahaya (sekitar 200 triliun kilometer) dari bumi–jarak yang relatif dekat dalam skala ruang angkasa. Planet ini mengorbit bintang red dwarf bernama Gliese 581 dalam zona “Goldilock” dimana jarak planet dengan bintang pusatnya tidak terlalu jauh atau terlalu dekat untuk mendukung adanya air. Planet ini memiliki massa sekitar 3x lebih padat dari bumi dan ukurannya menyamai bumi. Media pun lalu menghebohkan planet ini sebagai planet yang mungkin akan ditinggali manusia di masa depan.

Tapi mungkin pernyataan media terlalu pesimistik. Gliese 581g memiliki masa orbit selama 37 hari bumi. Itu berarti satu tahun di Glise 581g sama dengan 37 hari bumi. Hal ini memberitahu kita bahwa si planet dekat dengan bintangnya. Karena bintangnya sendiri adalah red dwarf dan lebih dingin daripada Matahari, Gliese tidak terlalu panas membara. Hanya saja separuh bagian Gliese 581g terus terkena cahaya sementara separuhnya lagi selalu gelap. Daerah yang selalu terkena cahaya ini memiliki temperatur yang sangat tinggi dan sebaliknya daerah yang selalu gelap memiliki temperatur sangat rendah. Daerah dengan temperatur yang pas ada di pertemuan antara daerah terang dan daerah gelap tadi. Apabila di planet ini memiliki atmosfir yang bergerak, maka keadaan cuacanya mungkin tidak terlalu ekstrim. Sayangnya teknologi saat ini masih belum bisa menentukan apakah planet ini memiliki atmosfir atau air secara pasti. Selain itu, bisa jadi bintang Gliese 581 memiliki flare dan memancarkan sinar x-ray.

Seperti yang kita ketahui, air merupakan kunci dari kehidupan. Planet yang telah ditemukan ini berada pada jarak yang tidak terlalu jauh ataupun terlalu dekat dengan bintangnya(matahari) sehingga dapat menjaga airnya tidak membeku ataupun menguap. Penemuan planet ini merupakan peristiwa penting dalam hal pencarian planet dan juga pencarian ET(alien) untuk
merubah pandangan kita terhadap tata surya, namun Para astronomer masih belum dapat menemukan adanya kehidupan biologis di sana

‚ÄúTujuannya adalah untuk menemukan adanya kehidupan seperti halnya di bumi ‚Äú, kata Stephane Udry,kepala peneliti di observatorium Jenewa,Swiss. ‚ÄúSetiap kali Anda maju 1 langkah,Anda akan merasa bahagia.‚ÄĚ. Planet baru ini kira2 50% lebih besar dan 5 kali lebih padat dari bumi kita ini. (lumayan bisa mengatasi kepadatan penduduk.
Planet baru ini diberi nama Gliese 581 C,berdasarkan nama mataharinya Gliese 581 yang terletak sejauh 20.5 tahun cahaya dan ukurannya yang hanya sebesar 1/3 dari matahari kita. Gliese 581 C merupakan planet terkecil di luar tata surya kita yang pernah ditemukan. Jarak terhadap mataharinya kira2 15 kali lebih dekat dibandingkan dengan jarak dari bumi menuju matahari kita dan 1 tahun di planet itu sama dengan 13 hari di planet bumi.(jadi bisa lebih sering2 ulang tahun ). Karena mataharinya yang lebih dikenal sebagai M dwarf(yang artinya bintang merah kurcaci) sekitar 50 kali lebih redup dari cahaya matahari bumi kita dan juga tidak begitu panas,maka planet-planetnya dapet mengorbit dengan lebih dekat dengan matahari mereka dengan tetap mempertahankan kandungan air di planet mereka masing2.

Karena sifatnya yang mirip sekali dengan bumi kita ini, Gliese 581 C menjadi target penting
dalam penjelajahan luar angkasa untuk mencari ET,kata anggota team peneliti Xavier Delfosse dari universitas Grenoble di Perancis ‚ÄúIbaratnya dalam peta harta karun,planet Gliese 581 C kita tandai dengan X‚ÄĚ,kata Xavier

Terdapat dua planet lain yang juga mengorbit matahari yang sama. Yang satu mempunyai massa sekitar 15 kali bumi dan mengorbit lebih dekat ke mataharinya daripada Gliese 581 C sendiri dan ditemukan oleh tim yang sama 2 tahun yang lalu. Sedangkan yang lainnya mempunyai massa 8 kali bumi dan ditemukan pada waktu yang hampir sama dengan saat Gliese 581 C ditemukan namun agak sedikit terletak di luar orbitnya. Planet Gliese 581 C mungkin berupa planet berbatu seperti bumi ataupun juga berupa planet yang diselubungi oleh samudra. Diperkirakan suhu planet ini berada antara 0-40o C sehingga bisa dipastikan airnya tidak membeku.

Namun, satu hal yang menggembirakan dari penemuan planet ini adalah adanya harapan kuat bahwa planet mirip bumi berlimpah di ruang angkasa. Di galaksi Bima Sakti sendiri terdapat sekitar 200 miliar bintang dan memiliki luas 100 000 tahun cahaya. Apabila kita menemukan planet mirip bumi yang jaraknya begitu dekat (20 tahun cahaya) maka kemungkinan planet mirip bumi seperti Gliese 581g bukanlah hal yang langka. Di luar sana mungkin terdapat jutaan planet mirip bumi lainnya yang mampu mendukung kehidupan.

– Temperatur normal planet ini berkisar dari 0‚Äď40 ¬įC (32‚Äď104 ¬įF), Suhu permukaannya mengizinkan adanya Air.
– Mempunyai gravitasi permukaan 2,1 lebih kuat dari bumi
– Diperkirakan berusia 4.3 milyar tahun. Jika dibandingkan, tata surya diperkirakan berusia 4.57 miliar tahun.
Dari sekian planet yang ditemukan, para astronom juga menemukan planet biru yang bisa dihuni manusia. Planet tersebut mengorbit bintang mirip dengan Matahari. Misi Kepler NASA telah menemukan dunia baru pada tingkat yang luar biasa selama tahun lalu, tapi ini adalah penemuan pertama dari apa yang disebut sebagai super bumi. Planet ini sangat mungkin untuk ditinggali manusia menjadi besar. Planet berbatu dengan suhu permukaan sekitar 72 derajat Fahrenheit, mirip dengan musim semi di Bumi. Planet ini dinamai Planet Kepler-22.

Sebuah tim peneliti, termasuk pimpinan Alan Carnegie Institute, membuat penemuan yang akan dipublikasikan dalam The Astrophysical Journal. Planet seperti Bumi ini (Earth-size planets) mengorbit secara teratur secara berkala pada bintang kecil sebagai pusat ‚Äútata surya‚ÄĚ mereka. Bintang kecil tersebut terlihat berkerlap-kerlip yang hanya dapat diukur dengan sebuah teleskop ruang angkasa khusus seperti Kepler.
Penemuan ini adalah deteksi pertama dari ‚Äúsebuah dunia‚ÄĚ yang mungkin dapat dihuni, dimana planet mengorbit bintang seperti Matahari yang dinamai G5. Bintang tersebut terletak sekitar 600 tahun cahaya dari Planet Kepler22 dan berada di konstelasi Lyra dan Cygnus. Butuh waktu 22 juta tahun dari Bumi untuk ke sana dengan teknologi yang ada sekarang. Teknologi-lah yang nanti akan menjawab apakah pergi ke Kepler 22b akan menjadi mimpi atau kenyataan.
Planet ini mengorbit bintang G5 dengan periode orbit 290 hari, dibandingkan dengan 365 hari untuk Bumi, pada jarak sekitar 15 persen lebih dekat ke bintangnya dibandingkan dengan jarakBumi dari Matahari. Hal ini mengakibatkan suhu planet cocok bagi kehidupan. Ia mengorbit di tengah-tengah zona gugus bintang, dimana air mencair di permukaan planet tersebut. Air diperlukan untuk kehidupan seperti yang kita tahu itu, dan planet baru ini mungkin telah berpenghuni. Telah banyak planet gas raksasa terdeteksi sebelumnya di zona gugus bintang-bintang mirip matahari, tetapi planet gas raksasa dianggap tidak mampu mendukung kehidupan.
Planet baru ini adalah planet terkecil yang ditemukan di zona gugus bintang. Ukurannya 2,4 kali lebih besar dari Bumi, dan para astronom mengklasifikasikannya ke dalam kelas exoplanet yang dikenal sebagai super-Bumi. Beberapa bagian permukannya terlihat berbatu, sementara bagian yang lain mengandung pecahan dari es dan air. Satu dugaan penting dari penemuan ini adalah tampaknya planet baru berpenghuni. ‚ÄúPenemuan ini mendukung keyakinan yang berkembang selama ini bahwa kita hidup di alam semesta yang penuh sesak dengan kehidupan,‚ÄĚ kata pakar NASA. ‚ÄúKepler di ambang menentukan penemuan planet mirip bumi di galaksi kita ‚Äė. Sementara para ilmuwan telah memulai melakukan klasifikasi secara sistematis untuk mengkategorikan planet yang mungkin ‚Äėlayak huni‚Äô ‚Äď dan sejauh ini, telah ditemukan 47 planet dan bulan yang mirip Bumi. Selama ini planet mirip Bumi telah ditemukan sebanyak 700 planet, tetapi hanya 47 planet mirip Bumi terlihat menjanjikan. Lebih dari 700 planet telah terdeteksi dan dikonfirmasikan dengan ribuan lainnya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut oleh misi-misi seperti NASA Kepler. Sebagian besar adalah gas raksasa, serupa dengan Jupiter dan Neptunus, namun dalam orbit yang sangat berbahaya karena dekat dengan bintang mereka. Hanya beberapa saja yang memiliki ukuran dan orbit yang cocok untuk kehidupan manusia.


Film Avatar di Planet Pandora, seperti akan menjadi kenyataan kita bertemu mahkluk lain.
Ilustrasi: DailyMail.co.uk

Nah itu dia sob kabar barunya, I hope you like it n semoga bermanfaat!
BYE……………………………….! ^_^

BY: Ni Luh Komang Fitriani (@komang_fitri’s v3)
Ni Made Seri Ramawati (@DechSry)

Posted in KILAS FENOMENA FISIKA | Leave a comment

Cold fusion

oleh Antonius Indarto pada 29-06-2010

Pada tahun 1989, dunia seakan dibuat terkejut saat Pons-Feischmann melaporkan penemuannya yang sangat kontroversial, yang kemudian disebut dengan apa yang dikenal sebagai ‚Äėcold fusion‚Äô. Hal ini cukup beralasan, sebab apabila ini memang benar terjadi, maka batasan perhitungan termodinamika klasik yang selama ini menjadi pegangan para ahli dan ilmuwan telah berhasil dilampai dan akan menjadi suatu lompatan besar di dalam dunia ilmu reaksi nuklir dan fusi. Pada saat itu, Pons-Feischman melaporkan adanya kelebihan (excess) energi panas pada proses rekasi elektrolisa air berat deuterium pada sel palladium (Pd). Produksi panas yang melebihi perhitungan ini di-klaim sebagai hasil reaksi nuklir fusi. Efek yang ditimbulkan dari laporan ini benar-benar berdampak besar. Dana puluhan milyar dollar amerika pun langsung dikucurkan baik oleh lembaga pemerintah maupun lembaga riset untuk melakukan pernelitian lanjutan tentang masalah ini. Bantahan dan dukungan tentang hasil penelitian ini pun muncul secara bersamaan. Tak heran jika dalam Americal Physical Society meeting 1989 menjadi ajang ‚Äėpertarungan‚Äô para ahli untuk memperdebatkan masalah ini. Banyak yang menyatakan bahwa fenomena reaksi nuklir fusi hanyalah khayalan dan bentuk dari kesalahan analisis dari hasil percobaan. Dilain pihak, sedikitnya 10 negara telah berhasil memperoleh energi ‚Äėasing‚Äô seperti apa yang dilaporkan Pons-Feischman dalam berbagai penelitian yang mirip1.

Cold fusion?

‚ÄėCold fusion‚Äô diturunkan dari dua kata: cold (dingin) dan fusion (menyatu). Jadi proses cold fusion adalah proses bersatu atau bergabungnya senyawa-senyawa kimia ringan (nukleida) menjadi suatu yang lebih berat yang menghasilkan panas sebagai produk reaksi. Satu hal yang membedakan antara cold fusion dan reaksi nuklir fusi lainnya ada lah temperatur reaksi yang jauh lebih rendah. Temperatur menjadi variable yang sangat penting untuk keberlangsungan reaksi fusi. Dalam proses ionisasi (plasma) reaktan (biasanya berupa nukleida isotop hidrogen, seperti: deuterium (2D) dan tritium (3T)), dihasilkan nukleida-nukleida yang bermuatan sama sehingga cenderung bertolakan satu dengan yang lainnya, yang dikenal sebagai gaya tolak Coulomb. Pada jarak yang sangat dekat, nilai gaya tolak ini bias mencapai puluhan ribu kilo Newton. Untuk memberikan energi yang cukup yang dapat melampuai batasan gaya tolak Coulomb sehingga nukelida bisa saling bertumbukan, biasanya dilakukan pemanasan hingga mencapai temperatur 108 Kelvin (bayangkan suhu matahari yang ‚Äėhanya‚Äô 106 K). Jadi umumnya reaksi fusi dikenal sebagai ‚Äėhot fusion‚Äô atau ‚Äėthermal fusion‚Äô. Fenomena yang menyimpang yaitu reaksi fusi pada temperatur rendah (mendekati suhu ruang) inilah yang menjadi bahan perdebatan. Banyak yang tidak mempercayai hasil penelitian dari Pons-Feischman dan menganggap peristiwa ini sebagai ‚Äėkesalahan‚Äô belaka.

Pons-Feischman phenomena2

Lalu apakah yang mendasari Pons-Feischman sehingga berani melaporkan sesuatu yang berbau ‚Äėkontroversial‚Äô. Ini tak lain dan tak bukan, dikarenakan hasil penelitiannya yang tidak sesuai dengan kalkulasi teoritis. Pons-Feischman melakukan eksperimen dengan mencelupkan batang paladium (Pd) ke dalam deuterium (D2O) atau dikenal pula sebagai air berat. Keseimbangan panas reaksi diukur dengan menggunakan kalorimeri. Dengan menggunakan prinsip sel elektrokimia yang terhubung sebuah baterai, jumlah energi yang tersuplai pada system dapat dihitung. Sebagai contoh, apabila nilai arus diasumsikan sebesar 0.1 ampere dan tegangan 12 V, maka akan diperoleh nilai hambatan (R) sebesar 120 ohm. Pada kondisi ini, elektroda akan menerima energi sebesar 0.1¬ī12¬ī120 atau 72 joule. Sebagian besar dari energi yang diterima, akan digunakan untuk memecah molekul deuterium (menjadi hidrogen dan oksigen) dan sisanya di ubah menjadi panas. Dengan kata lain, laju panas yang dihasilkan seharusnya kurang dari 72 joule. Tetapi Pons-Fleischmann memperolah hasil yang sebaliknya. Jumlah panas ternyata tidak lebih kecil dari 72 joule malahan jauh diatas (mencapai 20 kali) nilai energi masuk. Lalu apakah yang terjadi? Banyak penjelasan yang disampaikan untuk menjelaskan fenomena ini. Hal ini dikarenakan Pons-Feischman sendiri meyakini adanya reaksi nuklir fusi tanpa bukti yang kuat. Prof. Clarke dalam bukunya ‚ÄėProfiles of the Future‚Äô, menyatakan bahwa kemungkinan adanya nuklir fusi itu masuk akal dengan memunculkan istilah nuklir katalis sebagai jawaban tentang batasan tolakan Coulomb3. Tetapi tidak dijelaskan senyawa apakah yang bertindak sebagai katalis dalam peristiwa ini. Prinsip nuklir katalis diyakini terjadi pada proses fusi matahari, dimana karbon dan nitrogen memegang peran sebagai senyawa aktif-nya (catalytic site). Tidak juga paladium (Pd) yang bertindak sebagai elektroda dan di dalam dunia reaksi kimia dikenal sebagai bahan katalis, sebab ketika diganti dengan nikel (Ni) yang dikenal pula sebagai logam katalis, fenomena diatas tidak terjadi. Pengukuran emisi partikel yang dihasilkan boleh dikatakan menjadi jalan yang terbaik untuk membuktikan kebenaran terjadinya reaksi nuklir fusi, karena saat itu, para ilmuwan hanya memperhitungkan faktor perhitungan energi panas saja. Reaksi-reaksi nuklir fusi yang sangat mungkin terjadi pada fasa ini adalah: No.¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Reaksi¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† Energi yang dilepaskan (MeV) 1. ¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 2D + 2D √† 3T + p¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 4.03 2.¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 2D + 2D √† 3He + n¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 3.27 3.¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 2D¬†+¬†2D¬†√†¬†4He¬†+¬†g¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 23.85 4.¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 2D¬†+¬†2T¬†√†¬†4He¬†+¬†n¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 17.59 5.¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† p¬†+¬†2D¬†√†¬†3He¬†+¬†g¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† ¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 5.49 6.¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† p¬†+¬†3T¬†√†¬†4He¬†+¬†g¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† ¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬†¬† 19.81 Reaksi 1 dan 2 disebut-sebut sebagai reaksi yang ber-‚Äėtanggung jawab‚Äô atas terjadinya peningkatan energi panas yang ada. Banyak tanggapan yang diberikan berkenaan dengan keberlangsungan reaksi. Dr. Michael McKubre dalam laporannya kepada departemen energi USA, memaparkan adanya anomali (keanehan) adanya phenomena baru fisik yang memungkinkan adanya reaksi fusi: 2D + 2D √† 4He + 23.85, meski dari pengukuran emisi, intensitas 4He sangatlah kecil. Reaksi ke-3 merupakan reaksi fusi yang umum berlangsung pada proses fusi panas (thermal fusion), dimana dihasilkan partikel 4He dan pancaran sinar gamma (g). Berseberangan dengan pendapat diatas dan bertitik tolak dari rendahnya intensitas sinar g yang dihasilkan, muncullah konsep reaksi baru. Reaksi yang berlangsung bukanlah DD reaction (2D+2D), melainkan HD reaction (2H+2D), dimana ini terjadi karena larutan D2O terkontaminasi oleh H2O. Pada HD reaction, reaksi tidak menghasilkan sinar g, dan kelebihan panas yang dihasilkan pun sangat kecil, tidaklah sebesar yang diperkiran semula. Dua hasil yang sangat berbeda diperoleh dari penelitian Claytor4 dan Storms5. Jika Claytor melaporkan bahwa senyawa tritium berhasil diproduksi pada system Pd-D tegangan rendah, maka Storms melapokan hal sebaliknya. Lebih dari 250 sel elektrolit paladium dari berbagai jenis sumber dan lokasi telah dicoba, tetapi hanya 13 sel yang memproduksi tritium. Itupun dengan konsentrasi yang tidak signifikan untuk dikatakan bahwa telah terjadi reaksi fusi tersebut.

Reaksi Fusi dingin

Hingga saat ini, telah dikenal beberapa jenis reaksi fusi dingin, seperti: 1. Fusi berkatalis muon. Konsep reaksi fusi ini diperkenalkan oleh Steven Jones sekitar tahun 1980. Proses reaksi berlangsung via pembentukan muons (bermuatan sama dengan elektron tetapi memiliki massa 207¬ī lebih berat). Dimana muon inilah yang ¬†merupakan wujud energi hasil reaksi. Karena waktu hidup muon yang sangat singkat, maka hampir tidak mungkin untuk mendapatkan energi tersimpan dari proses ini. 2. The Farnsworth-Hirsch Fusor dikenal pula sebagai bentuk mikroskpis dari fusi panas. Dalam proses fusi, dilakukan akselerasi nukleida-nukleida reaktan sehingga berakibat naiknya temperature partikel, tetapi masih jauh dibawah temperatur fusi panas. Proses ini merupakan proses fusi yang murah, tetapi produksi panas yang dihasilkan tidaklah stabil. 3. Fusi Antimatter-initialized. Reaksi fusi pada proses ini akan diawali dengan ledakan kecil dan ledakan ini akan dikuatkan hingga mampu untuk memulai proses tumbukan partikel. Mahalnya dan kompleksnya peralatan pendukung menyebabkan proses ini tidak lagi dilirik sebagain sesuatu yang menjanjikan untuk dikembangkan. Terlepas dari pro dan kontra, tidak ditutupi bahwa penelitian Pons-Feischmann memiliki keunggulan dibandingkan dengan proses reaksi fusi sejenis sebelumnya baik dari segi instrumentasi maupun teknis. Proses fusi panas masih terlalu berisiko untuk dilaksanakan selain juga menghabiskan biaya yang mahal. Tidak heran jika banyak ilmuwan menyatakan ketertarikannya untuk meneliti proses ini lebih lanjut. Bisa anda bayangkan, jikalau benar, maka kita akan bisa bepergian sejauh 100.000 mil hanya dengan berbekal 1 tangki air!! Tak hanya itu, para ilmuwanpun akan juga turut dibuat pusing. Francis F. Chen, pengarang buku proses fusi yang paling populer: Introduction to Plasma Physics and Controlled Fusion, mengatakan bahwa ia harus merevisi paling sedikit dua bab dalam bukunya jika fenomena Pons-Feischmann ini benar-benar terjadi. Jadi? Anda tertarik untuk membuktikan mana yang benar? Referensi: [1] Josephson, B.D., ‚ÄėPathological Disbelief‚Äô, Lecture of Nobel Laurent‚Äôs meeting, Lindau, June 30th, 2004. [2] Fleischmann, M., Pons, S., ‚ÄėElectrochemically induced nuclear fusion of deuterium‚Äô, J. Electroanal. Chem., 261 (1989), 301-308. [3] Mallove, E., ‚ÄėArthure C. Clarke: The Man Who ‚ÄúPredicted‚ÄĚ Cold Fusion and Modern Alchemy‚Äô, Infinite Energy Mag., special edition, issue 1-45, p. 7. [4] Claytor, T.N., Jackson, D.D., Tuggle, D.G., ‚ÄėTritium Production from A Low Voltage Deuterium Discharge on Palladium and Other Metals‚Äô, Infinite Energy Mag., special edition, issue 1-45, p. 25-29. [5] Storm, E., ‚ÄėMy Live with Cold Fusion as A Reluctant Mistress‚Äô, Cold Fusion & New Energy Symp., Manchester-New Hampshire, Oct 11, 1998.

Sumber : chem-is-try.org

Posted in KILAS FENOMENA FISIKA | Leave a comment

ATRAKSI FISIKA DI UDARA

Atraksi Fisika di Udara
Sekumpulan burung Pelikan, Camar dan Angsa terbang indah di udara. Suatu atraksi udara yang sangat menakjubkan. Bagaimana burung bisa terbang, mengalahkan semua keterbatasan akibat berat tubuh mereka dan gravitasi bumi? Mereka bahkan selalu terbang sebagai kawanan burung yang dengan kompak menjelajahi udara dengan gerak‚Äźgerik yang indah. Atraksi terbang burung‚Äźburung di udara ini ternyata melibatkan ilmu fisika.

Ada 4 jenis gaya yang terlibat dalam atraksi udara tertua ini :

  1. 1. Drag Force, yaitu gaya hambat udara. Gaya ini berasal dari tumbukan molekul‚Äźmolekul udara dengan tubuh burung. Arah gaya ini selalu berlawanan dengan arah gerak burung. Sedangkan besar gaya ini sangat tergantung pada luas permukaan burung dan kecepatan burung. Semakin luas permukaan burung semakin besar gaya hambatnya. Semakin cepat burung bergerak semakin besar pula gaya hambatnya ini. Suatu ilustrasi yang dapat menggambarkan drag‚Äźforce (hambatan) udara ini adalah hambatan yang dirasakan saat kita berjalan melawan arah angin yang kencang. Hambatan ini semakin terasa besar ketika kita membuka lengan kita lebar‚Äźlebar (memperluas permukaan tubuh kita) atau ketika kita bergerak lebih cepat.
  1. 2. Lift Force (gaya angkat) merupakan gaya yang mengangkat burung ke atas. Ada 2 hal yang dapat menimbulkan gaya angkat ini: kepakan sayap dan aliran udara yang lewat sayap. Ketika burung mengepakkan sayap ke bawah, burung menekan udara ke bawah, akibatnya udara akan menekan balik dan mendorong burung ke atas (hukum aksi‚Äźreaksi). Semakin cepat kepakan sayap, semakin besar gaya keatasnya. Itu sebabnya burung merpati yang hendak terbang akan mengepakan sayapnya secara cepat. Burung yang berat seperti Kori Bustard dari Afrika tentu harus mempunyai otot dada yang kuat sehingga mampu mengepakan sayap lebih cepat untuk mengangkat tubuhnya yang gembrot itu (19 kg).

aliran udara pada sayap burung.

Aliran udara ketika melewati sayap, Udara yang mengalir lewat bagian atas sayap akan bergerak lebih cepat karena udara ini harus menempuh lintasan yang lebih jauh. Akibatnya tekanan dibagian ini lebih kecil dibandingkan dengan tekanan udara dibawah sayap. Perbedaan tekanan ini memberikan gaya angkat pada burung. Semakin melengkung (semakin aerodinamis) sayap semakin besar gaya angkatnya.

  1. 3. Thrust (gaya dorong) yaitu gaya yang mendorong burung bergerak maju. Gaya ini dihasilkan melalui kepakan sayap yang bergerak seperti angka 8 rebah (dilihat dari samping). Kepakan sayap menghasilkan suatu pusaran udara (vorteks) yang dapat memberikan suatu dorongan bagi burung untuk bergerak maju di udara. Besar‚Äźkecilnya gaya dorong ini sangat tergantung pada kekuatan otot terbang.
  1. 4. Weight (gaya berat) yaitu gaya tarik gravitasi bumi. Besarnya sangat
    tergantung pada massa burung. Arahnya vertikal ke bawah.

Gaya‚Äźgaya pada burung yang sedang terbang

Kombinasi ke 4 gaya ini dimanfaatkan burung untuk melakukan berbagai atraksi seperti parachutting (gerak parasut), gliding (meluncur), flight (terbang ke depan), dan soaring (membubung). Parachuting (gerak parasut) Gerak parasut merupakan gerak jatuh di udara (bisa miring bisa pula vertikal). Sudut miringnya lebih besar dari 450 terhadap garis mendatar. Untuk melakukan gerak parasut, burung rajawali harus memperbesar gaya hambatnya (drag force) caranya adalah dengan memperbesar luas permukaannya (misalnya dengan melebarkan sayapnya). Gliding (meluncur) Gliding (meluncur) yaitu gerak jatuh yang membentuk sudut lebih kecil dari 45¬į dengan garis mendatar. Fokus utama dalam gliding adalah meluncur semendatar mungkin. Ini dilakukan dengan memperkecil gaya hambat udara. Dalam melakukan gliding burung Fulmar dapat menempuh jarak mendatar 8,5 meter tetapi hanya turun 1 meter saja. Burung pemakan bangkai (Vultures) lebih bagus lagi, burung ini dapat menempuh jarak mendatar 22 jarak meter dengan turun hanya 1 meter.

  1. 5. Flight (terbang) Gerakan flight (terbang) dilakukan dengan mengepakkan sayap. Kepakan sayap digunakan untuk menghasilkan gaya dorong ke depan (thrust) dan gaya angkat (lift). Gaya dorong dan gaya angkat ini dapat diatur oleh burung untuk
    mengendalikan arah, kecepatan, dan ketinggiannya. Ketika burung hantu turun dengan kecepatan tinggi untuk menangkap tikus, burung hantu mengecilkan drag force dengan merampingkan tubuhnya atau menekuk sayapnya. Ketika sudah dekat dengan mangsanya (akan mendarat), burung hantu memperlambat gerakannya dengan memperbesar drag force yaitu dengan mengembangkan sayapnya .Soaring (gerak membubung) Gerak membubung merupakan gerak naik tanpa mengepakkan sayap. Gerakan ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan arus udara. Akibat pemanasan matahari suhu udara yang dekat permukaan bumi menjadi lebih panas, udara panas ini akan naik ke atas dan menimbulkan arus udara ke atas. Arus udara inilah yang dimanfaatkan oleh burung rajawali untuk membubung tinggi tanpa perlu mengepakan sayapnya yang besar. Burung camar atau burung albatros, lain lagi. Untuk membubung, burung camar memanfaatkan arus udara yang dipantulkan oleh permukaan air laut. Itu sebabnya burung camar selalu berada dekat‚Äźdekat dengan permukaan laut. Parade Burung Terbang misalnya pada angsa atau burung terbang bermigrasi, Angsa ini umumnya terbang berkelompok membentuk suatu parade yang sangat indah, jarang ditemukan angsa terbang jauh sendirian. Selain untuk meningkatkan keamanan terhadap serangan predator, kebersamaan itu juga mengurangi resiko tersesat di jalan saat melakukan migrasi jarak jauh. Dalam melakukan migrasi dari satu tempat ke tempat lain angsa‚Äźangsa inimemanfaatkan medan magnetik bumi sebagai penunjuk arah. Dalam melakukan parade, angsa‚Äźangsa ini seringkali membentuk formasi. Parade burung sepertin gambar dibawah:

 

 

Angsa yang paling depan (pemimpin) merupakan pembuka jalan yang harus bekerja keras ‚Äúmemecah‚ÄĚ hambatan udara, sehingga angsa dibelakangnya dapat bergerak lebih mudah. Ketika pemimpin ini lelah, temannya segera menggantikan posisinya angsa tersebut . Dalam formasi huruf V ini gerakan angsa‚Äźangsa dalam kawanan ini sangat sinergi sehingga mereka tidak perlu keluar tenaga terlalu besar (pemakaian energi lebih efisien) untuk melakukan perjalanan yang jauh. Angsa‚Äźangsa ini tampak kompak sekali, seakan‚Äźakan tidak pernah ada yang salah arah. Sebenarnya berbagai kesalahan arah terbang tetap terjadi, hanya saja kesalahan itu dapat dengan cepat dileburkan sehingga tidak terlihat mempengaruhi arah terbang kawanan. Pada gambar diatas, sekumpulan angsa sedang bergerak ke arah utara. Jika satu angsa menyimpang dari posisi (1) ke posisi (2) lalu ke posisi (3) dan (4), maka angsa‚Äźangsa lain akan berusaha menyesuaikan diri (dengan memperhatikan aliran udara dan kondisi udara disekitarnya) sedemikian sehingga terjadi perubahan posisi tetapi arah gerak kawanan tetap tidak berubah yaitu tetap ke arah utara. Konsep perubahan posisi ini dapat diterapkan dalam ilmu manajemen modern. Menurut konsep ini jika ada seorang mempunyai ide yang dapat menyimpangkan arah perusahaan tetapi menguntungkan perusahaan itu, orang ini tidak akan dikucilkan. Teman‚Äźtemannyalah yang akan menyesuaikan diri sedemikian sehingga misi dan visi perusahaan tetap tidak berubah, walaupun mungkin posisi teman‚Äźtemannya itu bisa berubah.

Posted in KILAS FENOMENA FISIKA | Leave a comment

solar storm (badai matahari)

ARTIKEL

SOLAR STORM

PERNAKAH ANDA MENDENGAR TENTANG SOLAR STORM?

Kali ini kita akan membicarakan tentang solarm Storm.

Mungkin istilah ini sudah tidak asing lagi bagi kita.

Dalam bahasa Indonesia Solar Storm disebut dengan ‚ÄúBadai Matahari‚ÄĚ.

Kebanyakan yang mengetahui tentang Badai Matahari ni hanya dari kalangan tertentu saja, maka dari itu kita akan menjelaskannya sebab anda perlu mengetahuinya karena akan berdampak yang sangat sekali untuk bumi kita.Solar Strom pernah terjadi pada tahun 1980‚ÄĚan yang berdampak pada listrik di bumi seperti padamnya listrik yang terjadi di Kanada. Badai Matahari terjadi dalam periode 11tahun. Diperkirakan akan ada pada tahun 2012 yang dikait-kaitkan dengan KIAMAT. Para ilmuan berkata akan muncul flare (bintik hitam) pada tahun 2007 dan mencapai puncaknya tahun 2012. Tapi hingga sekarang belum ada tanda-tanda bintik hitam pada matahari.

Nah untuk itu kita perlu mengetahui tentang badai matahari itu.

Badai matahari atau solar storm adalah fenomena alam dimana matahari menyemburkan proton dan elektron sebagai akibat dari aktivitas magnetik secara berkala, semakin lama semakin banyak, dan yang mencapai puncaknya sekitar 11 tahun sekali, diperkirakan sekitar tahun 2011 atau 2012. Puncak semburan ini yang disebut sebagai badai matahari dan akan menimbulkan berbagai dampak  yang serius di bumi.

Yang paling merasakan dampak langsungnya adalah para astronot yang berada di luar angkasa sana. Gangguan mulai berupa putusnya jaringan komunikasi dengan stasiun bumi sampai yang paling buruk adalah kematian sang astronot.

Di bumi sendiri, dampak yang paling sederhana, menurut pakar LAPAN yang saya dengar sedang diwawancara di radio adalah terganggunya sinyal komunikasi. Oleh karena itu, seluruh alat komunikasi yang menggunakan sinyal elektromagnetik tidak bisa berfungsi dengan baik, misalnya HP, perangkat GPS, seluruh perangkat komunikasi satelit (mesin ATM, internet nir-kabel/wi-fi). Dan dampak dari badai matahari ini bisa berlangsung selama berhari-hari. Bayangkan, berhari-hari tanpa hp; tanpa ATM;  sedangkan jalur komunikasi antar bank terputus/offline; pesawat atau kapal laut tidak diketahui keberadaannya. Ingat, ini baru dampak yang paling sederhana.

Dampak lebih parah bisa terjadi pada peralatan listrik dan pembangkit listrik yang tetap dinyalakan pada saat badai berlangsung. Medan magnet bumi yang tidak stabil akan dapat merusak berbagai peralatan listrik dan pembangkit listrik dan dibutuhkan waktu sekitar 2 tahun untuk membangunnya kembali. Bahkan menurut sebuat situs yang mengutip sumber wikipedia mengatakan, pernah terjadi di Quebec, Canada pada tanggal 13 Maret 1989 dimana 6 juta orang hidup tanpa listrik selama 9 jam. Padahal puncak ledakan badai matahari jika mengenai bumi bisa mencapai lebih dari 2 hari. Bisa anda bayangkan, hidup tanpa listrik selama lebih dari 2 hari? Malapetaka besar buat masyarakat perkotaan.

NASA dalam situs resminya, walaupun tidak secara eksplisit mengungkapkan malapetaka yang bisa terjadi, menyatakan pentingnya studi mengenai badai matahari ini karena berdampak langsung kepada perekonomian nasional, karena hampir seluruh aspek kehidupan manusia modern sudah sangat bergantung pada kemajuan teknologi, yang tidak bisa dilepaskan dari listrik, komunikasi nirkabel, internet, satelit dsb. Karena itu, pemahaman tentang perubahan matahari, dan dampaknya terhadap sistem tata surya kita dan kehidupan di bumi khususnya menjadi tujuan utama program riset heliofisik dari NASA.

Menurut sebuah lembaga pendidikan di Montana, AS, Solar Storm adalah gejala terlemparnya proton dan elektron matahari, dan memiliki kecepatan yang setara dengan kecepatan cahaya. Kecepatan itu dihasilkan oleh sinar X yang melepaskan radiasi ke luar angkasa. Selain itu, matahari juga melepaskan jutaan ton kabut plasma yang memiliki medan magnet sendiri. Dengan kecepatan sekitar 1 juta mph atau sekitar 1.852 kmh, maka CME (Coronal Mass Ejection) tadi bisa sampai ke bumi hanya dalam waktu beberapa hari. CME bisa menghantam medan magnet bumi layaknya sebuah palu godam, dan memiliki radius 1.852 kilometer.

Sedangkan  gelombang magnetik tadi disebabkan oleh gelombang kejut matahari (Solar Wind shock wave) dan biasanya menyerang medan magnet bumi sekitar 24 hingga 36 jam setelah terjadi gelombang. Itu merupakan kecepatan yang luar biasa, karena jarak antara matahari dan bumi kurang lebih 150 juta km. Akan tetapi hal ini terjadi hanya jika gelombang tersebut tepat mengarah ke bumi.

Tekanan gelombang kejut pada magnetosfir bumi bisa meningkat maupun menurun tergantung pada aktifitas matahari, dan bisa mengacaukan ionosfer. Gelombang ini biasanya berlangsung sekitar 24 sampai 48 jam, tapi bisa juga berlangsung selama berhari-hari.

Tanda-tanda yang menunjukkan bahwa ada perubahan cuaca di luar angkasa adalah munculnya aurora di wilayah kutub utara. Hal ini diakibatkan oleh pergesekan proton dan elektron yang menabrak bumi, mengalir cepat pada lintasan medan magnet yang tipis dan bertemu dengan wilayah kutub bumi.

Aurora di Wisconsin, 22 Oktober 2003.

Solar Storm bisa mengakibatkan komunikasi antara bumi dengan satelit menjadi terganggu. Hal ini disebabkan karena gelombang magnetik yang menghantam bumi menghalangi sinyal-sinyal komunikasi. Jika sudah demikian, maka telepon, handphone, maupun alat komunikasi pada kapal, pesawat, hingga GPS (Global Positioning System) tidak bisa berfungsi dengan baik. Selain itu, para astronot yang berada di luar angkasa pada saat itu bisa terpanggang habis dalam hitungan detik jika tidak segera menemukan tempat berlindung yang benar-benar aman dari serangan badai.

Pembangkit listrik juga bisa mengalami kerusakan jika terus dinyalakan pada saat badai berlangsung. Hal ini disebabkan oleh medan magnet bumi yang tidak stabil pada saat badai berlangsung. Dan kalau sudah rusak, maka butuh waktu sekitar 2 tahun untuk membangunnya kembali. Hal ini memaksa masyarakat untuk kembali hidup tanpa listrik hingga pembangkit listrik baru selesai dibangun.

Solar Storm merupakan gejala alam yang wajar dan akan berlangsung secara terus menerus. Matahari masih akan terus menghasilkan puluhan Solar Storm hingga akhir hayatnya. Dan di akhir program tadi, Solar Storm berikutnya diperkirakan akan datang sekitar tahun 2011.

 

 

 

 

 

 

Posted in KILAS FENOMENA FISIKA | Leave a comment